MDH-1

Materialisme Dialektika dan Historis adalah murni suatu Pandangan Dunia atau Filsafat, dan bukan politik. Benarkah termasuk didalam Mrxisme? Atau dapat dinamakan Marxisme? Materialisme Dialektika dan Historis menurut saya bukan Marxisme karena berbeda karakter. Marxisme berkarakter memihak kelompok, golongan atau partai. Dan itu artinya politik. Sedang MDH hanya memihak kepada pemakainya, yang tidak tertentu dari golongan atau kelompok mana. Sama halnya dengan senjata pembunuh yang juga hanya berpihak kepada
pemakainya, dan sama sekali tidak berwatak kelas dalam masyarakat.Tetapi sejak dulu MDH disebut Dasar Marxisme bahkan Mao Zetung sendiri menyebut MDH sebagai Marxisme. Mungkin karena Karl Marx yang menyusunnya. Memang bisa saja suatu



penamaan dihubungkan dengan pembuatnya. Tetapi kalau itu alasannya, saya akan tetap mempersoalknya karena penamaan Marxisme sudah dipakai serta diakui Dunia sebagai teori perjuangan Klas Buruh dan sdh populer di segala bangsa yaitu suatu teori yang berhubungan dengan Komunisme.

Di pihak lain, banyak sekali golongan Borjuasi menengah sampai ke lapisan bawahnya, di dunia masa kini, yang keadaam sosialnya masih menderita penindasan dan segala macam ketidak adilan, sebagaimana halnya kehidupan kaum Marhaenis Indonesia yang karenanya senantiasa menderita terus, dan pasti akan menyambut dan ikut bergabung bila ada gerakan yang mampu memimpin perjuangan untuk memperbaiki nasibnya. Demikianlah SIKON kita saat ini.

Bilamana kita ingin lepas dari segala belenggu ketidakadilan dan mencapai perbaikan kehidupan, maka satu2nya sayrat untuk mencapai kemenangan adalah berjuang dgn merangkul dan bersatu dengan mereka. Ya!!! Hanya dengan mempersatukan mereka, bersatu dengan mereka, dan berjuang bersama mereka di atas Dasar Hukum2 yang sesuai dengan SIKON jaman ini. Artinya hanya dengan melalui Hukum2 MDH, baru perjuangan kita akan berhasil. Karena itu marilah kita bebaskan dulu belenggu2 yang membatasi penggunaan MDH. Dan populerkan penggunaannya!

Kesimpulannya, pekerjaan seenteng apa pun jika menyimpang dari Hukum2 MDH pasti akan menemui kesukaran, bahkan kegagalan. Karena itu Materialisme Dialektika dan Historis beserta Hukum-Hukum-nya, yang hanya memihak kepada pemakainya, harus segera disebarkan dan dipopulerkan lagi di kalangan masyarakat luas.

Materialisme Dialektika dan Historis tidak menentang atau mengingkari eksisnya Teologi, kepercayaan Kagamaan bahkan segala aliran Animisme. Tepatkah MDH dikatakan sama dengan Marxisme?

Ini juga masalah hakekat. Mengingat pada karakternya yang tidak berpihak, maka tak mungkin akan bersifat ATEIS, sebab berarti pelarangan jangan percaya! Berarti pula menentang kepada orang yang percaya. Atau memihak kepada yang tidak percaya. Dan ini sangat bertentangan dengan watak Materialisme Dialektika dan Historis yang netral dan hanya berpihak kepada siapa saja yang menggunakannya. Akan tetapi kalau dicap sebagai Ateisme akibatnya sangat merugikan sekali, karena pihak2 yang beragama tak mungin akan berkenalan dengan MDH apalagi menggunakannya sebagai senjata dalam perjuangan.
Inilah 2 soal utama menurut pendapat saya sehubungan dengan MDH. Dan masih bisa diperdebatkan. 
Silahkan.

Tolonglah pendapat saya ini diuji sebelum kita tebarkan.
Salam hangat selalu

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »