Kampus

DEMOKRASI KAMPUS




Oleh : Edi Suhendar Mutlak


Kita sering dengar demokrasi di kampus sudah redup,mahasiswa mulai malas berorganisasi maupun vakumnya organisasi kampus.Apa yang salah?Apakah benar mahasiswa sudah apatis dan acuh tak acuh dengan permasalahan disekitarnya,apakah ada peran besar dari pihak kampus(pejabat kampus /dosen) untuk mematikan demokrasi kampus.
Sementara beberapa organisasi kampus seperti unit-unit kegiatan mahasiswa (UKM) ataupun Himpunan mahasiswa jurusan (HMJ) harus berhadapan dengan mulai adanya pemberlakuan jam malam, penyediaan fasilitas kegiatan hingga pembatasan dana yang harus mereka dapatkan untuk menjalankan aktfitasnya. Kampus sebaliknya menghamburkan cukup banyak dana untuk bangunan-bangunan prestisius, untuk menunjukkan bahwa kampus tersebut berkelas elit.

Upaya untuk meredam kebebasan berorganisasi ini dilakukan juga dengan penerapan kebijakan presensi 75 persen sebagai syarat untuk ujian ataupun nilai. Di kelas-kelas, dosen-dosen tradisional dan kolot berpropaganda kepada mahasiswa untuk tidak ikut organisasi-organisasi independen yang maju hingga dilarang terlibat dalam aksi-aksi demonstrasi. Semua itu ditujukan agar mahasiswa menjadi sosok yang pasifis, tidak kritis dan jauh dari realitas sosial masyarakat Indonesia yang mayoritas hidup dalam kemiskinan dan keterbelakangan. Harapan dari pemerintah dan jajaran rektorat, agar mahasiswa semata-mata mempelajari teori-teori usang di kampus, dibekali skill seadanya dan cepat lulus agar bisa bersaing dalam pasar tenaga kerja. Lagi-lagi, hal ini tidak sedikitpun mencerminkan upaya untuk memajukan ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan rakyat serta bangsa Indonesia.



Demokratisasi di kampus adalah satu hal penting yang harus segera diwujudkan. Berkumpul, berorganisasi dan menyatakan pendapat adalah hak demokratis yang secara nyata diatur oleh konstitusi. Bicara demokrasi berarti bicara tentang partisipasi. Jika partisipasi tersebut dibatasi atau bahkan dibungkam niscaya demokratisasi hanya akan menjadi sebuah mimpi bagi kita semua.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »